Archive

Archive for May, 2009

Dilarang Begadang di Taman

May 28th, 2009 anddank No comments

p1000350Aparat kota di daerah Adachi, Tokyo (mungkin setingkat kecamatan kalau di Indonesia), baru-baru ini memasang alat di taman kota.

standard-mosquito-mk-ii-side-2_350

Alat ini mengeluarkan suara pada frekwensi 17 Khz, suara yang dihasilkan alat ini sangat mengganggu pendengaran dan hanya dapat di dengar manusia yang berusia muda. Orang yang berusia di atas 40 tahun tidak dapat mendengar suara ini.

Ide untuk memasang alat ini karena banyaknya anak-anak muda yang sering begadang  di taman kota dan mengganggu warga di sekitarnya. Alat ini akan diaktifkan mulai dari jam 11 malam sampai 5 pagi.

Alat seharga ¥200,000 ini diberi nama “Mosquito” yang diciptakan oleh ilmuwan Inggris pada tahun 2005.

Categories: Aya aya wae, Jepang Tags:

Keyboard Ukuran Besar

May 26th, 2009 anddank No comments

Apakah anda merasa keyboard komputer yang ada sekarang ini terlalu kecil,  dikarenakan ukuran jari anda yang besar atau penglihatan anda yang sudah tidak normal?  Sekarang sudah ada keyboard dengan ukuran besar.

Kelebihan dari keyboard ini adalah menggunakan layar sentuh dan anti air.  Keyboard seharga ¥42,000 atau sekitar Rp. 4.000.000 memiliki ukuran 28.5 × 76.5 × 1.8 cm dengan berat 2 Kg.

Sayangnya, saat ini keyboard tsb hanya dapat dipakai untuk konsumsi domestik Jepang dan hanya kompatibel untuk IBM PC.

yume_521131

52113s21
Perbandingan dengan keyboard standar

52113s3

Categories: Aya aya wae, Jepang Tags:

Keyboard Kayu

May 22nd, 2009 anddank No comments

hacoa11

Ini adalah sebuah keyboard komputer yang diproduksi oleh Hacoa,   perusahaan Jepang dengan spesialisasi produk yang berasal dari kayu.

Keyboard ini dijual seharga ¥ 50,400 atau sekitar Rp. 5.000.000. Kalau minat dengan keyboard ini, penyimpanannya harus khusus karena musuh utamanya adalah rayap.

Categories: Aya aya wae, Jepang Tags:

Juru ketik tercepat

May 20th, 2009 anddank No comments

Dulu  sewaktu tinggal di Jepang, sering saya perhatikan hampir semua siaran TV lokal menampilkan sub title pada setiap acaranya. Tujuannya antara lain agar penyandang tuna rungu bisa juga mengerti isi acara tsb.

Walaupun ditulis dengan huruf kanji tetapi disertakan juga huruf furigana. Bagi saya ada untungnya juga sebagai bahan belajar bahasa Jepang,  setidaknya saya bisa tahu bagaimana pengucapan dan penulisannya.

Dahulu TVRI juga menyertakan seorang peraga untuk “membacakan” berita bagi penyandang tuna rungu, sepertinya sekarang sudah tidak ada lagi ya…

Sebelumnya saya pikir itu hanya dilakukan untuk siaran rekaman saja, tetapi ternyata untuk siaran yang langsung pun digunakan pengetikan sub title. Pembawa acara TV Jepang biasanya tidak pernah sendiri, minimal 2 orang, bisa dibayangkan bagaimana repotnya pengetik sub title harus mengerjakannya.

Kebetulan ada liputannya di Youtube, silahkan lihat….doozo

Categories: Jepang Tags: